Thursday, January 22, 2009

Kalau Kamu Marah… rah... rah!

Hal ini sering terjadi: kamu merasa sangat marah terhadap situasi di sekitarmu, lalu lepas kontrol. Akibatnya, kamu justru berada pada situasi yang lebih buruk lagi. Sebagai contoh, kelasmu gaduh luar biasa. Beberapa teman cowok ngerjain salah seorang teman yang berpenampilan cupu. Ekspresi si cupu saat dikerjain itu sangat menggelikan sehingga hampir semua teman di kelas merubung dan tertawa. Kamu yang enggak suka dengan kegaduhan itu berdiri sambil mengangkat tepian meja tinggi-tinggi dan mengempaskannya. Brak!! Kaki meja itu patah. Saat itu, kepala sekolah lewat. Kamu diskors!

Contoh lain, nyokap menyuruhmu membersihkan kamar dan enggak boleh pergi sebelum semua pekerjaan itu beres. Padahal, sebentar lagi kamu harus hang out bareng geng. Kamu membereskan barang-barang sambil ngedumel dan marah-marah. Kenapa, sih, nyokap enggak paham? Kamu, kan, bukan anak-anak lagi! Merasa sebel, kamu meletakkan barang-barang dengan cara melemparnya, menutup pintu dengan gerakan seenaknya sehingga daun pintu itu terbanting keras, dan tingkah lain yang semacamnya.

Bukannya penyelesaian yang baik yang kamu peroleh, dengan cara itu, kamu justru membuat nyokap sewot dan menjatuhkan vonis: enggak boleh pergi sama sekali sepanjang week end!

Hal-hal semacam itu membuatmu semakin marah, termasuk pada diri sendiri yang enggak mampu memberi reaksi yang lebih baik.

Kemarahan semacam itu disebabkan oleh banyak faktor. Dapat jadi karena dipicu oleh aktivitas hormon-hormon yang berkaitan dengan moodmu di saat menjelang menstruasi.

Dapat juga karena stres. Misalnya, tekanan berbagai persoalan, baik di rumah maupun di sekolah, membuat kamu jadi mudah marah. Mungkin juga karena memang sifatmu yang susah mengontrol emosi sehingga gampang meledak.

Penyebab lain, kamu terpengaruh oleh contoh yang kamu lihat. Mungkin, kamu pernah melihat orang lain di keluargamu meledak saat ia merasa marah.

Apa pun alasannya, kemarahan adalah emosi yang normal. Seberapa rapinya kamu menjaga “tombol-tombol”nya, begitu ada sesuatu yang meng-klik-nya, kamu akan langsung meledak marah. Semua orang mengalaminya.

Kendalikan Kemarahanmu!
Kemarahan dapat menjadi sangat luar biasa, mengelolanya adalah sebuah tantangan tersendiri. Kamu perlu menumbuhkan kesadaran pribadi dan pengendalian diri yang harus kamu pupuk terus menerus.

Kesadaran pribadi adalah kemampuan untuk mengetahui apa yang sedang kamu rasakan dan pikirkan, dan mengapa. Anak-anak yang masih kecil tidak dapat merasakan sungguh-sungguh apa yang mereka rasakan, mereka hanya mengekspresikan kebiasaannya. Itu sebabnya mengapa mereka langsung berteriak marah ketika merasa jengkel. Namun, remaja sepertimu pastinya sudah punya kesadaran pribadi untuk mengetahui apa sesungguhnya yang kamu rasakan dan kamu pikirkan saat dilanda kemarahan.

Berikut ini beberapa cara untuk mengendalikan diri jika kamu sedang marah.

Dengarkan musik dengan headphones (dapat dari HPmu). Musik memiliki kemampuan untuk mengubah mood seseorang dengan cepat dan halus. Akan lebih baik lagi jika kamu menari meningkahi bit lagu-lagu yang kamu dengarkan.

Tuliskan pikiran dan emosimu. Banyak cara dapat kamu gunakan untuk menuliskannya. Misalnya, tuliskan pikiran dan emosimu dalam sebuah jurnal atau dalam puisi dan lirik lagu. Sesudah menuliskannya, enggak penting apa kamu mau terus menyimpannya atau menghancurkannya. Yang terpenting, adalah bagaimana kamu menuliskan pikiran dan perasaanmu untuk menenangkan gejolak emosi.

Ketika kamu memerhatikan, mengamati, menandai, dan mengeluarkan perasaanmu, mereka terpecah dalam porsi-porsi kecil sehingga enggak punya kesempatan untuk berkumpul, membesar dan meledak….

Menggambar, atau membuat sketsa, atau membuat corat-coret mengenai apa yang kamu pikirkan dapat membantu menurunkan kemarahan.

Bermeditasi atau berlatih mengatur alunan napas. Akan sangat baik jika kamu melakukannya secara teratur. Selain dapat menurunkan kemarahanmu, cara ini juga merupakan latihan untuk menguasai teknik mengelola stres yang dapat membantu menguasai diri sendiri ketika merasa jengkel. Jika kamu melakukannya secara teratur setiap hari, kamu akan menjadi seseorang yang cool.

Ceritakan perasaanmu kepada seseorang yang kamu percayai. Dengan bercerita, berbagai macam emosi yang mengganggu pikiran, termasuk ketakutan dan kesedihan yang membuatmu marah, akan lenyap.

Alihkan Perhatian. Jika kamu merasa sedih berkepanjangan dan enggak hilang-hilang, alihkan perhatian dari kenangan yang terus mengusik dengan membaca, menonton TV, menonton bioskop, berenang atau kegiatan lainnya. Ini akan membantumu untuk menenangkan diri sebelum mengambil tindakan lain yang berdampak lebih permanen.


Help!
Kadang-kadang, kemarahan merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang lebih mendasar dalam dirimu. Jika kamu sering bermasalah akibat ledakan kemarahan; sering bertengkar; atau berada dalam situasi kehidupan yang memberi alasan untuk sering marah; mungkin membutuhkan pertolongan khusus untuk keluar dari persoalan dengan kemarahan yang terkontrol.

Katakan pada orang tua, guru, atau orang dewasa lainnya yang kamu percayai jika sebagian dari beberapa hal di bawah ini terjadi pada kamu.

• Kamu merasakan kemarahan yang enggak hilang-hilang terhadap sesuatu yang terjadi padamu di masa lalu atau masih berlangsung hingga sekarang.
• Kamu merasa cepat marah, galak, atau lebih sering merasa bad mood daripada tenang.
• Kamu merasa terus menerus marah atau jengkel pada dirimu sendiri.
• Kamu merasa kecewa dengan hari-hari yang telah lalu dan membuatmu ingin menyakiti dirimu sendiri atau orang lain.
• Kamu sering terlibat dalam perkelahian dan pertengkaran.

Semua itu adalah pertanda depresi atau yang lainnya, dan tidak dapat kamu atasi sendirian.

Kemarahan adalah emosi yang sangat kuat. Ia dapat berlebih-lebihan dan sangat merusak. Belajarlah untuk mengendalikan dan mengontrol emosi yang kuat itu. Ini adalah bagian dari proses pendewasaan dirimu. Berlatihlah terus dan bersabarlah, kamu akan dapat mengatasi dan mengendalikan amarahmu.



Selengkapnya

Monday, January 19, 2009

Tips Biar Enggak Gampang Nyerah

Di bawah ini adalah langkah-langkah yang sebaiknya kamu lakukan jika sedang dalam tekanan yang memaksamu untuk menyerah dan meninggalkan tugas atau tantangan yang tengah kamu hadapi.

a. Tumbuhkan semangat kompetisi seperti pada Yukio, 13, yang berhasil menjaga motivasinya menjadi pemain sepak bola yang baik setelah ia membangun semangat persaingan dengan teman-temannya. “Saat aku kalah, aku terdorong untuk membalasnya dengan bermain lebih baik lagi.” Yukio juga bermain dengan ayah dan teman-temannya. Tubuh mereka yang besar dan kuat mendorongnya untuk terus berlatih agar dapat bermain lebih baik dengan mereka.

b. Menonton Penampilan Tim/Tokoh Idola. Ini yang dilakukan oleh Nancy, 14 tahun. Ia adalah pemain bulu tangkis yang baik. Tapi Namun, ia nggakenggak mau berhenti sampai di situ saja, ia memotivasi dan menggembleng dirinya sendiri untuk lebih baik lagi. Untuk meningkatkan skill dan teknik bermainnya, Nancy menonton rekaman-rekaman pemain bulu tangkis yang ia miliki setiap hari. Itu juga yang ia lakukan setiap kali ia merasa jenuh dan bosan.
Hal serupa juga dilakukan oleh Bram, 13 tahun, yang ingin menjadi musisi handal. Setiap hari, ia menonton rekaman video klip grup musik favoritnya. Setelah itu, ia berlatih selama minimal dua jam.

c. Berkaca dari Kegagalan. Intan, 15 tahun, mengatakan: "Ketika aku melihat rapotku dipenuhi nilai 6 dan 5, aku merasa putus asa. Namun, kubangkitkan motivasiku dengan memajang foto kopi rapot itu di dekat kaca riasku. Itu memberiku dorongan untuk meraih nilai yang lebih baik. Dan, aku berhasil."

d. Mengambil inspirasi dari orang-orang yang telah berhasil juga dapat menjaga motivasi kamu untuk terus berusaha mencapai tujuan. Suryani, 15 tahun, memajang gambar bibinya yang berhasil mengatasi diabetesnya dengan diet yang ketat dan olah raga yang teratur. “Aku menirunya. Aku mengerjakan seperti yang ia lakukan dan aku senang mendapatkan hasilnya setelah sekian bulan berjalan. Tubuhku jadi sehat dan seksi!"

e. Minta bantuan teman dan keluarga. Jika kamu berada dalam situasi yang sangat buruk dan ingin bangkit dari kubangan itu, kamu harus memiliki motivasi yang sungguh-sungguh kuat agar dapat berhasil. Bahkan, pada situasi tertentu, terasa sangat berat untuk menjaga motivasi seorang diri. Karena itu, jika kamu memiliki masalah yang serius, kamu membutuhkan bantuan teman dan keluarga. Wiwien, 14 tahun, berhasil keluar dari jeratan narkoba kerena usahanya yang keras dan dukungan selurluh teman dan keluarganya.



Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know
Selengkapnya

Saturday, January 17, 2009

Menjaga Motivasi Agar Tetap Menyala

Seperti hampir semua ABG, kamu pasti pernah bertekad untuk melakukan sesuatu yang penting bagi dirimu. Semacam resolusi-lah. Entah berupa keinginan untuk menurunkan berat badan, sekolah dengan lebih baik, berolahraga lebih giat, membuang kebiasan buruk, berlatih alat musik hingga mahir, dan sebagainya.

Biasanya, resolusi para ABG itu “diproklamirkan” saat tahun baru atau saat perayaan hari lahir mereka. Hampir semuanya mengatakan akan bersungguh-sungguh menggapai apa yang sudah mereka tetapkan itu. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka gagal meraih apa yang ditetapkannya itu karena kehilangan motivasi di tengah jalan. (Mudah-mudahan, kamu bukan termasuk salah satu dari mereka).

Begitulah, menetapkan tekad memang bagian yang termudah. Bagian tersulitnya adalah melakukan langkah demi langkah untuk mencapai tekad itu.

Make It Happen . . .
Cara berikut dapat diterapkan untuk tetap menjaga motivasi agar tetap kuat melakukan langkah-langkah mencapai goal yang telah kamu tetapkan.
 Membuat jadwal rencana. Olla, 15 tahun, mengatakan "Gue membuat rencana jadwal makan dan olahraga, dan gue ngerencanain hal-hal yang akan gue lakuin untuk ngedapetin berat badan yang gue idam-idamkan. Gue mendorong diri sendiri setiap hari. Setiap hari!"
Membuat Daftar Keinginan. Titi, 16 tahun, bilang bahwa dia membuat daftar mimpi-mimpinya dalam sebuah kertas. Lalu, membuat daftar kegiatan yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu. Kemudian, Titi menempelkan kedua lembaran itu di sebelah cermin hiasnya. “Setiap hari, aku melihat lembaran itu dan mencetangi apa-apa yang sudah aku kerjakan, dan aku merasa bersalah jika tidak mampu mencetanginya. Dengan cara begitu, aku dapat menjaga diri untuk tetap dalam track yang telah kutetapkan."
Tunjuk “Pengawas”. Untuk tekadnya mengempeskan badan yang segede kulkas, Uthe, 16 tahun, meminta ibunya jadi “pengawas”, yang segera menegur dia kalau melanggar aturan yang telah ditetapkannya sendiri. "Gue bilang sama nyokap kalau gue pengin ngilangin kebiasan makan junk food dua kali sehari dan menggantinya dengan makanan yang sehat. Hasilnya, body gue termasuk yang paling seksi di sekolah!"
Cari Teman Satu Tujuan. Mencari teman yang mempunyai tujuan yang sama denganmu akan membantu menjaga motivasimu. “Aku dan temanku saling mengingatkan jika salah satu di antara kami mulai kehilangan semangat atau putus asa,” kata Oppie, 17. “Akhirnya, kami berdua berhasil menjadi juara silat di kelas kami masing-masing."
Minta Dukungan Doi. Lidya, 15 tahun, mengatakan bahwa dia mendapatkan dukungan dari pacarnya ketika ia mempersiapkan diri mengikuti olimpiade fisika. “Dia menghiburku dengan permainan gitarnya yang bagus saat aku istirahat. Begitu kelar tiga lagu, dia menyuruhku belajar lagi dan sama sekali tidak mengusikku."


Tetaplah Positif
Banyak orang menyerah di tengah jalan saat berusaha mencapai sesuatu yang dicita-citakannya. Biasanya, kemalasan dan kebosananlah yang menjadi penghalangnya. Lalu, apakah mereka yang berhasil enggak mengalami kemalasan dan kebosanan? Sama saja! Mereka juga mengalami hal yang sama. Namun, mereka berhasil mengalahkan kemalasan dan kebosanan dan terus melangkah ke depan. Mereka juga pernah menyimpang dari jalur yang telah ditetapkan dan menghadapi godaan untuk menyerah. Namun, berbeda dengan ABG yang gagal, kekuatan kemauan membuat mereka segera kembali lagi ke jalurnya. Cara terbaik untuk demikian adalah selalu berpikir positif. Seberapa pun besar kesulitan menghadang di depanmu, selalu bayangkan sisi indahnya! Nikmati sekecil apa pun setiap kesuksesan yang kamu raih, dan beri hadiah dirimu setiap kali berhasil menyelesaikan tahap-tahap yang telah kamu tetapkan. Hadiahnya enggak harus mewah. Kamu dapat memanjakan dirimu dengan menonton TV atau DVD setelah selesai mengerjakan tugas sekolah.



Selengkapnya

Tuesday, January 13, 2009

Jaga Kesehatan Mental

Kehidupan yang kita jalani sering kali sulit ditebak. Kadang-kadang, tanpa dikehendaki kita terperosok ke dalam kubangan persoalan yang dalam banget. Sering kali, kita merasa enggak kuat menghadapinya sendirian. Pada saat begitulah, kita membutuhkan bantuan psikolog, atau psikiater, atau konselor, atau therapist.


Beberapa contoh situasi saat kamu perlu bantuan ahli kejiwaan antara lain seperti berikut.
- Depresi, gelisah, sakit kepala akibat stres, atau kehilangan nafsu makan.
- Ingin menyakiti diri sendiri.
- Saat kamu ingin belajar mengelola dan menyelesaikan masalah.
- Saat emosi kamu kacau gara-gara bermasalah dengan berat badan atau kemurungan yang berkepanjangan.
- Saat mengatasi perasan yang kacau setelah ortu bercerai.
- Saat bermasalah dengan pikiran karena trauma, kehilangan yang luar biasa, atau kematian seseorang yang dicintai.
- Saat situasi keluarga kacau karena terlalu banyak pertengkaran atau kemarahan.
- Saat kamu bermasalah dengan rasa percaya diri dan mengalami kesulitan dalam membangun pergaulan.
- Saat kamu enggak dapat mengendalikan kemarahan.

Selama menjalani terapi, kamu akan mendapatkan wawasan baru mengenai perasaan, pikiran, hubungan, dan nilai-nilai penting dalam dirimu dari therapist. Sasaran dari semua langkah yang akan kamu tempuh adalah:
- membangun keyakinan dan rasa percaya diri;
- mengurangi depresi atau kegelisahan;
- mampu membangun persahabatan dengan lebih baik;
- mampu menyelesaikan tugas-tugas sekolah dengan baik;
- belajar mengendalikan kemarahan;
- mampu membuat pilihan-pilihan yang sehat dan mampu menghentikan kebiasaan menyalahkan diri sendiri.


Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know
Selengkapnya

Monday, January 5, 2009

7 Jurus Anti Jomblo

1. Sehatlah!
Orang sehat akan memancarkan seluruh potensi kecantikan yang dimilikinya. Gimana enggak? Rambut sehat, kulit sehat, mata sehat, tubuh sehat, kuku sehat, gigi sehat…

Jadi, jaga dan rawat diri kamu agar tetap sehat. Caranya, aturlah pola makan dan pola tidur dengan baik. Makanlah makanan yang sehat dengan komposisi yang sesuai dengan piramida makanan. Kurangi junk food dan hindari alkohol, nikotin, dan narkoba.

Berolahragalah secara teratur sehingga tubuh kamu akan bugar dan rileks. Dengan tubuh yang bugar, kamu akan tampil pede dan terlihat menawan.


Enggak cuma dunia persilatan punya jurus rahasia. Dalam dunia percintaan pun, ada jurus-jurus rahasia. Berikut ini adalah jurus-jurus ampuh yang dapat menghindarkan diri dari status jomblo.

2. Be Smart!
Wajah cantik belum cukup buat modal untuk menarik minat cowok. Biar wajahmu cantik dan tubuhmu seksi, kalau otak tulalit dan “loading”nya lelet banget, cowok bakal il-feel sama kamu. Yakin!

Makanya, selain menjaga dan merawat tubuh agar tetap sehat dan cantik, jaga dan rawat otakmu agar sehat dan cantik juga. “Makanan” yang dapat membuat otakmu sehat adalah bacaan dan tontonan yang baik. Maka, bacalah sebanyak mungkin buku atau komik yang bagus. Tontonlah sebanyak mungkin film atau pementasan seni yang bermutu. Jangan terlalu banyak nonton sinetron yang enggak mutu, infotainment gosip, atau tayangan kriminal yang eksploitatif. Semua itu “junk food” buat otakmu!

Kalau kamu tetap nekat hanya mengandalkan kecantikan fisik, maka cowok yang bakal kamu dapatkan adalah cowok yang memuja fisik. Begitu mereka bosan dengan fisikmu, mereka akan cao!

3. Ramahlah!
Jadilah cewek yang ramah. Kamu enggak perlu ngeluarin biaya sepeser pun buat jadi cewek macam begini. Modalnya cuma gampang senyum dan enggak jutek. Dengan modal itu, kamu bakal mendapat banyak keuntungan. Salah satunya, kamu bakal disukai banyak teman, termasuk cowok-cowok.

Tersenyumlah semanis mungkin kepada orang-orang yang kita temui sehingga cowok-cowok enggak malas dan enggak takut deketin kamu. Akan tetapi, ramahnya jangan sembarangan. Kamu jangan asal sok kenal-sok dekat sama semua orang di kesempatan yang enggak penting-penting amat.

Kalau kamu bingung soal itu, pegangannya cuma satu. Tersenyumlah secara tulus dan enggak dibuat-buat. Dijamin, kamu enggak bakalan pernah salah tempat dan waktu buat tersenyum!

Jaga agar gigi kamu selalu bersih dan terawat. Cowok-cowok pasti langsung il-feel kalau melihat bayam atau cabe nyangkut di sela-sela gigimu!

4. Lebarkan Pergaulan
Pergaulan yang luas adalah salah satu cara untuk menangkal jomblo. Semakin luas pergaulanmu, semakin besar kemungkinan kamu ketemu cowok yang cocok dengan seleramu.

Karena itu, perbanyak dan perlebar pergaulanmu. Kamu dapat aktif di perkumpulan olahraga, kesenian, atau sosial. Magang kerja atau mengikuti workshop di hari libur juga salah satu cara untuk memperlebar pergaulan.

Cara lain yang relatif mudah dan murah adalah bergabung dengan jaringan friendster. Jaringan virtual ini memungkinkan mendapatkan teman dari seluruh dunia. Tinggal daftarin alamat e-mail kamu di www.friendster.com, kamu sudah dapat bergabung dan berkenalan dengan banyak teman. Sudah banyak, kok, cewek yang menanggalkan kejombloannya gara-gara “nyemplung” di jaringan maya semacam itu.


5. Atur Waktumu!
Sia-sia saja kamu bergabung dengan banyak perkumpulan kalau kamu enggak punya cukup waktu untuk aktif di dalamnya. Karena itu, atur waktu supaya dapat beredar di jaringan pergaulan yang telah kamu buat.

Kalau kamu terbiasa langsung mengulang pelajaran dan mengerjakan pe-er sepulang sekolah, kamu bakal punya banyak waktu untuk gaul tanpa khawatir pelajaran sekolah bakal keteteran.

Sedapat mungkin, usahakan supaya kamulah yang mengendalikan jadwal, bukan sebaliknya. Dengan begitu, kamu dapat bergaul tanpa dibebani banyak pikiran sehingga dapat total tebar pesona buat mengakhiri masa jomblomu.

6. Tembak! Pe-de aja lageee!
Sekarang, bukan zamannya lagi cewek hanya pasif menunggu buat dilamar. Ya, kalau pas cowok yang kamu taksir adalah tipe cowok yang agresif, enggak apa-apa. Tapi, kalau cowok yang kamu gandrungi itu tipe cowok pemalu, walah… semoga lekas sembuh, deh! Selama doi enggak berani nembak kamu, maka status kamu tetap jomblo forever!

Jadi, begitu kamu naksir cowok, segera kirimkan sinyal padanya. Begitu ada tanda-tanda masuk, berusahalah dapat ngobrol sama doi. Dapat secara langsung, dapat juga lewat SMS-an, chatting, e-mail, atau teleponan. Kalau doi enggak kunjung nembak, tembak duluan. Kalau enggak berani, kirimi saja doi surat cinta.

Kalau gagal, itu namanya nasib! Kalau berhasil, kamu enggak jomblo lagi.

7. Mantra Antijomblo…
Jurus pamungkas antijomblo adalah berdoa. Sebagai jomblowati jangan pernah lelah berdoa. Berdoa adalah satu sikap positif yang dapat menguatkan rasa percaya dirimu. Berdoa dengan khusyu membuat tubuh dan pikiranmu rileks sehingga dirimu menjadi segar dan memancarkan aura baik.

Selain itu, berdoa akan semakin mengokohkan kekuatan pikiranmu. Dengan pikiran yang kuat, kamu dapat membuat apa yang kamu inginkan menjadi kenyataan.

Berikut ini, jurus rahasia yang pada banyak jomblowati terbukti manjur.

Saat berdoa, sampaikan permohonanmu pada Tuhan. Setelah itu, pejamkan mata dan pusatkan pandangan di antara kedua alis. Lalu, bayangkan wajah cowok yang kamu taksir. Bayangkan wajah doi seolah-olah berada hanya tiga sentimeter di depan matamu. Sambil terus membayangkan wajah itu, tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan perlahan lahan. Saat menghembuskan napas, ucapkan: “Tuhan, jadikan dia kekasihku” sebanyak 11 kali.

Supaya enggak mengganggu konsentrasi kamu, gunakan jari kamu sebagai alat bantu menghitung. Setelah selesai, tangkap dan genggam erat-erat wajah doi itu dengan tangan kanan kamu. Tutup doa kamu dengan mengucapkan “Tuhan, Engkau Mahasempurna. Akan terjadi segala kehendakMU. Amien.”

Lakukan jurus pamungkas ini selama 11 hari berturut-turut. Sebaiknya saat tengah malam atau menjelang kamu tidur.

Jika dalam tidur kamu mimpi ketemu doi, begitu terjaga sebut namanya dan tepuk bantal kamu tiga kali lalu balikkan. Tidurlah kembali di atas bantal itu. Doi pasti akan bermimpi tentang kamu.

Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know

Selengkapnya

Tuesday, December 9, 2008

Nunggu Ditembak atau Nembak Duluan?

Umumnya, untuk memulai hubungan cinta, salah satu dari calon pasangan harus menyatakan perasaannya kepada calon pasangan lainnya. Ini tentu enggak termasuk pasangan yang jadian karena dijodohin atau dipaksa jadian. Selama ini, pihak cowoklah yang menyatakan cinta lebih dulu. Lalu, pihak cewek memberi reaksi atas pernyataan cinta tersebut. Mau nerima, atau sebaliknya.

Namun, zaman sekarang, kelaziman itu sudah bukan sesuatu yang sakral lagi. Kini, menyatakan cinta yang oleh anak muda sekarang diistilahkan dengan “nembak”, bukan monopoli cowok lagi. Sudah banyak cewek yang mengambil inisiatif itu. Dengan “gagah berani” menghadapi segala risikonya, para cewek itu nembak duluan cowok yang membuat hatinya bergetar….

Meskipun begitu, pro-kontra tetap merebak. Menarik kamu simak beberapa pendapat di berikut ini.


Rien, 14 tahun
Buat aku, normal aja kalo cewek duluan nembak cowok. Selain alasan emansipasi, juga soal bagimana menghindari perasaan berlama-lama gelisah enggak keruan juntrungannya. Begitu kamu naksir cowok, dan cowok itu enggak menunjukkan tanda-tanda bakal nembak kamu dalam waktu dekat, tembak aja duluan! Soalnya, dapat jadi cowok itu sebetulnya naksir kamu, tetapi malu ngomonginnya. Atau, doi terlalu sibuk dengan kegiatannya. Dari pada keduluan digebet cewek lain, dan patah hati sendirian, enggak ada salahnya kamu nembak duluan.

Memang, biasanya cowok bakal nganggap kamu cewek gampangan begitu kamu nembak duluan. Setidaknya, mereka merasa di atas angin dan merasa berhak meminta apa saja darimu, bahkan kehormatanmu sebagai bukti cinta. Jika itu terjadi, tunjukkan pada dia bahwa kamu bukan tipe cewek macam itu. Kalau tetap maksa, itu tandanya dia bukan cowok yang oke buatmu. Putusin dia detik itu juga! Maka, dia akan balik blingsatan. Yakin!

Nisa, 16 tahun
Menurut aku, sih, sebaiknya cewek jangan terlalu agresif. Tenang-tenang saja. Tunggu dan yakinlah suatu saat pasti ada someone yang bakal nembak kamu.

Memang, sih, cewek nembak duluan sudah dianggap biasa sekarang. Tapi, aku sama sekali enggak pengen melakukannya. Kalau naksir cowok dan doi enggak kunjung nembak, mendingan melakukan PDKT. Gini, nih, pertama cari dulu nomor HP-nya dan jadi secret admirer. Tapi, jangan terlalu sering neror, entar doi malah jadi il- feel. Giring doi ke obrolan yang menarik, tapi jangan maksa kalau doi terasa enggak begitu minat. Terus, begitu doi pengin tahu, langsung saja kasih nama asli dan kelas atau sekolahmu. Biztuw, kembali bawa obrolan ke topik yang diminatinya.

Setelah agak lancar, berlagaklah kayak temen lama di depan doi, dan jangan kecentilan. Rata-rata cowok sebel sama cewek yang centil dan keliatan banget caper di depannya. Ingat, selain sohibmu, usahakan enggak banyak orang tahu kalau kamu lagi PDKT. Soalnya, cewek yang sering PDKT duluan suka dikatakan sebagai “player” dan itu paling enggak disukai cowok, karena mereka juga ingin dinomorsatukan. Kalau PDKTmu yang terang-terangan berhasil, kamu dapat tersenyum senang dan bangga. Nah, kalau ditolak? Kamu harus kuat-kuat nahan malu dan gosip.

Mira, 14 tahun
Ini komentar kakak gue, Bram, waktu gue minta pertimbangan dia tentang rencana nembak cowok. Dia bilang enggak masalah kalau cewek nembak duluan. Setiap orang berhak ngungkapin perasaan ke orang yang dikasihinya. Tapi, Bram ngingetin supaya waktu nembak, sikap gue enggak berlebihan. Soalnya, kata dia, cewek yang terlalu agresif dapat bikin cowok il-feel.

Bram nyaranin biar pun nembak duluan, gue harus tetap jaga image dan jual mahal. Jangan mau dianggap cewek gampangan.

Bening, 16 tahun
“Mau nembak cowok? Harga diri, bo, harga diri! Bukan mau sok tinggi atau jual mahal, lo tuh harus tau, selain wajah, yang bikin cowok naksir cewek adalah personality dan prestasinya. Udah deh, mendingan kamu bersikap manis sama semua orang dan bikin prestasi setinggi-tingginya. Pasti, deh, ada cowok yang oke bakal nyamperin kamu!”

Itu nasihat Inge, kakak sulung gue. Tapi, masalahnya, gue naksir berat sama seorang cowok dan pengen banget segera jadian. Setidaknya, gue pengen dapat kepastian, apa dia naksir gue juga atau enggak? Sebelum tahu itu, pikiran gue selalu kebayang-bayang sama wajahnya. Jadinya, gue enggak bisa konsentrasi. Akhirnya, gue langgar nasihat kakak. Dengan semangat bushido, gue tembak doi –sekadar tahu, gue ini seorang karateka. Gue udah siap banget dengan segala risikonya. Sesakit apa pun akibatnya, gue jabanin!

Dua hari gue mikirin kalimat yang pas. Dan, begitu ada kesempatan, gue ajak doi ngobrol berdua. Dengan sikap sewajar mungkin, gue bilang: “… mungkin ini enggak sreg buat lo. Tapi, gue mau jujur, gue naksir lo dan gue enggak bisa handle myself to keep silent, just waiting for you until you come to me to say ‘I love you’! Terserah lo mau terima atau enggak. Dan, enggak perlu lo jawab sekarang. Pikirin dulu baik-baik, gue siap nerima apa pun jawaban lo!”

Setelah nembak, hati gue jadi plong. Selanjutnya, gue sibukkan diri gue kembali ke pelajaran sekolah dan kegiatan ekskul. Sama sekali enggak gue tunjukkin sikap yang berlebihan di depan doi. Gue juga enggak ngotot minta jawaban. Pokoknya, gue menggunakan hak gue mengungkapkan isi hati, dan menghormati hak doi untuk menjawab atau enggak. Sudah gue tetapkan dalam hati, kalau seminggu doi enggak ngasih jawaban, berarti dia enggak suka sama gue.

Dengan sikap gue itu, gue liat, justru dia yang jadi salah tingkah.

Sehari sebelum deadline, doi nyamperin dan bilang: “Gue juga sayang lo!”

Mendengar ucapan itu, gue ngerasa bahagia banget. Ingin gue peluk doi erat-erat. Tapi, gue tahan hasrat itu. Gue bukan cewek murahan! Gue cewek yang punya harga diri dan dapat mengontrol emosi.

Belakangan, gue tahu kenapa doi lama ngasih jawaban. Ternyata, doi lagi kebingungan karena sebelum gue tembak, ada tiga cewek lain yang juga nembak doi.

Tahu siapa cowok yang gue tembak? Doi adalah salah satu cowok paling pintar di sekolah. Dia vokalis grup band yang lagi bersiap masuk dapur rekaman. Dan, mau tau siapa saja cewek yang nembak doi? Salah satunya adalah cewek cantik banget yang pernah jadi model sampul majalah remaja!

Muna Fatimah, 17 tahun
Mading sekolahku pernah ngadain rating cowok yang pengen ditembak atau nembak cewek, Hasilnya, guess what? Dari sepuluh cowok terkeren di sekolah, tujuh cowok lebih pengen nembak daripada ditembak, dua cowok pengen ditembak, dan satu lagi abstain!

See? Kita sebagai cewek mendingan sabar aja. Lagian, cowok tuh, banyak. Enggak cuma satu! So, dont be agresive, gals!

Luna, 16 tahun
Kalau kamu terpaksa nembak cowok, kamu harus atur strategi yang baik. Menurut Banu, sohibku sejak TK, cowok jadi il- feel kalau lihat si cewek kepedean. Kata Banu, dia langsung eneg kalau si cewek nembak dengan cara yang “kasar”. Misalnya, enggak ngasih kesempatan mikir si cowok. Maunya langsung jadian.

Kata Banu, “Gue malah jadi sebel sama, tuh, cewek. Padahal, tadinya gue rada-rada ada minat sama doi!”

Contoh SMS Buat Nembak Cowok

  • Kalau kamu malu atau enggak ada kesempatan buat nembak langsung face to face, kamu dapat sampaikan perasaan kamu melalui SMS. Caranya, kirim SMS sejenis contoh di bawah ini ke cowok yang kamu incer. Tunggu dengan sabar jawabannya. Kalau sampai dua hari doi enggak balas, pada hari ketiga telepon dia. Tanyakan padanya apa dia sudah terima SMS kamu. Kalau doi bilang udah, langsung todong dia dengan pertanyaan: “gimana?”
  • Selanjutnya, ya tergantung nasibmu….
  • Namun, apa pun hasilnya, berbanggalah. Kamu telah melakukan sesuatu yang merupakan hakmu!
  • Berikut ini contoh sms-nya.
  • Terus terang, aku menyayangimu. Aku berharap dapat jadi bagian hidupmu. Bolehkah?
  • Kehadiranmu dlm hidupku m/buat segalanya jadi indah & damai… Maukah km m/bantuku m/jaga agar keindahan & kedamaian itu enggak pudar?
  • Jujur kuakui, kamu adalah bagian terindah dari hidupku. Kalau km ijinkan, aku akan berusaha menghiasi seluruh hidupmu…
  • Kamu telah memasuki hatiku... dan kamu akan tetap berada di situ selamanya... Aku menyayangimu! Boleh aku jadi pacarmu?
  • Km mungkin gak tau se-brp penting arti dirimu bagiku n se-brp besar aku peduli thdmu, tp km akan terus mendapatkannya dariku. Aku bahagia jk km mau jadi teman b/bagi selamanya…
  • Lo mungkin gak dapat bayangin betapa indah hidup gw sejak lo hadir di dalamnya. Gw bakal happy jika lo ngijinin gw masuk ke dlm hidup lo…
  • Terus terang, aku mencintai km lebih dr semua kata yg dapat diucapkan... aku mencintai km lebih dr semua tindakan yg bs dilakukan... I'll be right here loving you till the end.
  • Setiap waktu yg kulewatkan bersama km seperti mimpi indah yg jd kenyataan... Aku cinta km. Bolehkah kulewatkan seluruh hidupku di sisimu?
  • Aku ingin berada di kedua lenganmu, saat kamu memelukku erat-erat dan enggak pernah melepaskannya. Mungkinkah?
  • Km matahari di siangku, angin di langitku, gelombang di lautku dan detak di jantungku... I Love You! Bolehkah aku menjadi mimpi indah dalam tidurmu?
  • Seandainya gw hrs milih antara bernapas ato mencintai lo, gw akan pake napas terakhir gw buat bilang ke lo: I love you...


Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know



Selengkapnya

Friday, December 5, 2008

Jatuh Cinta Sejuta Rasanya….

Ketika jatuh cinta, kamu akan merasakan perasaan yang bercampur aduk. Di hatimu, ada rasa bahagia, senang, malu, gelisah, dan banyak lagi. Simak kasus-kasus cinta di bawah ini. Kalian akan dapat menarik banyak pelajaran darinya.

Kasus Cindy
Cindy, 16 tahun, naksir berat sama seorang cowok keren. Namun, dia enggak tahu, apakah cowok itu punya felling yang sama dengannya atau tidak. Cindy sungguh-sungguh terpikat sama, tuh, cowok meskipun ada banyak perbedaan di antara mereka. Selain beda suku dan beda agama, cara pandang mengenai hubungan percintaan pun berseberangan. Kalau Cindy menganggap hubungan percintaan itu sakral dan harus dirawat dengan penuh perhatian dan loyalitas, si cowok easy going dan punya kecendrungan jadi playboy cap kampret.




Cindy sempat bingung bagaimana ia harus menyikapi perasaannya. Namun, pikiran rasionalnya kemudian mampu menundukkan perasaan cintanya yang meluap-luap. Ia berkesimpulan bahwa perbedaan di antara mereka dapat jadi batu sandungan nantinya. Cindy pun memutuskan mundur sebelum “masuk arena” lalu kepentok-pentok. Bukannya nyerah sebelum bertempur, pertimbangan Cindy cukup berdasar. Pertama, Cindy belum tahu bagaimana perasaan si cowok pujaan terhadapnya. Kedua, perbedaan-perbedaan yang ada pada mereka cukup prinsipil. Itulah yang mendorong dia memutuskan untuk enggak nurutin gejolak rasa cintanya. Ia milih untuk memperluas pergaulan dan nambah kenalan. Baginya, itulah jalan yang baik buat dapetin pasangan yang pas buat dirinya.


Kasus Lidya
Ini pengalaman Lidya, 18 tahun. Ia kehilangan rasa percaya diri, bahkan cenderung menjadi seorang yang pesimis dan rendah diri. Gara-garanya, sewaktu kelas dua SMP Lidya naksir kakak kelasnya. Terhadap cowok cool yang dikenalnya saat latihan pramuka itu, ia fall in love habis-habisan. Sayangnya, “Aku bertepuk sebelah tangan,” ucapnya.

Sejak saat itu, rasa percaya diri Lidya jadi jeblok. Kekecewaan yang mendalam itu membuat Lidya merasa enggak berharga di depan cowok sehingga selalu menutup dirinya.
“Aku udah berusaha ngelupain kekecewaan itu, tapi enggak berhasil,” keluhnya.

Pertanyaan mengapa cowok itu enggak menyukainya terus terngiang-ngiang di benaknya hingga sekarang. Dan, angan-angan untuk dapat memadu kasih dengan doi, terus bergelora di dadanya.

Ia pernah bertanya pada sohibnya, bagaimana cara menghilangkan perasaan itu. Sohibnya menyarankan supaya Lidya nembak cowok itu. Siapa tahu, sebetulnya cowok itu juga suka sama Lidya, tetapi enggak berani nembak karena alasan tertentu. Lidya enggak berani. “Masa cewek nembak cowok duluan? Gimana kalau ditolak? Apa enggak tambah sakit, tuh?”

Hingga duduk di bangku SMU, Lidya terus merasa gelisah. Ia terus bertanya, inikah yang disebut the first love is never die? Setelah mendapat advis dari seseorang yang dipercayainya, Lidya mengambil keputusan. Ia datangi cowok yang ditaksirnya sejak beberapa tahun lalu itu, dan ia tembak. Hasilnya, cowok itu menyatakan bahwa sesungguhnya dulu dia mencintai Lidya, tetapi takut mengungkapkannya. Sekarang, doi sudah punya cewek.

Lidya memang kecewa, tetapi rasa mindernya berangsur hilang. Kini, dia tahu, bahwa dirinya bukan enggak punya daya tarik seperti yang disangkanya dulu.

Kasus Sohib Maya
Maya, 17 tahun, menceritakan pengalaman sohibnya yang berkali-kali naksir cowok dan bertepuk sebelah tangan. Yang memprihatinkan, enggak satu pun dari cowok itu tahu kalau si sohib naksir mereka. Si sohib, kata Maya, curhat terus sama dia. Berkali-kali dia menanyakan kepadanya, “May, kenapa sih selalu gue yang suka duluan sama cowok? Kenapa enggak ada cowok yang nembak gue? Apa emang enggak ada cowok yang suka sama gue?”

Memang, sih, menurut Maya sohibnya ini enggak terlalu cantik dan enggak terlalu cerdas, alias biasa-biasa saja. Namun, sebagai sohib, Maya ingin membesarkan hatinya. Lalu, nasihatnya pada si sohib:
Kalau memang suka sama cowok, pede aja lagi. Enggak perlu merasa malu buat memulai PDKT. Asal enggak sampai malu-maluin (misalnya, pura-pura kejang atau stroke di depan dia), tancap gas terus!
Tahapannya: Mula-mula, senyumlah setiap kali ketemu doi. Lalu, beranikan diri untuk curi-curi pandang (CCP) ke arah dia. Begitu kamu sering CCP, lama-lama pasti dia akan merasa kalau kamu tuh, punya perhatian khusus sama dia. Apalagi, begitu pandangan kalian saling bertatapan, kamu langsung menunjukkan muka yang bersemu merah dan tersipu-sipu.
Selanjutnya, berusahalah dapat ngobrol sama doi. Dapat secara langsung, dapat juga lewat SMS-an, chatting, e-mail, atau teleponan. Kalau doi enggak kunjung nembak, tembak duluan. Kalau enggak berani, kirimi saja doi surat cinta.

Kalau gagal, itu namanya nasib! Jangan kecil hati, yang penting kan sudah usaha…


Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know



Selengkapnya

Wednesday, December 3, 2008

Tanda-tanda Cowok Naksir Cewek

Cowok kalau lagi naksir cewek seringkali suka aneh-aneh. Berikut ini beberapa tanda kalau cowok lagi kasmaran alias kesengsem sama kamu. Perhatikan baik-baik agar kamu nggak salah menangkap gelagatnya sehingga membuat kamu rugi atau malu...

  • Suka Curi Pandang. Ini adalah salah satu pertanda yang paling gampang dilihat. Bagi cowok, apalagi yang pemalu, cara itu mereka gunakan untuk mendeteksi apakah kamu merespon perhatiannya atau enggak. Kalau, pada saat doi diam-diam melemparkan pandangan ke arah kamu, kamu menyambut pandangan itu tepat di matanya, doi akan menerjemahkan bahwa kamu juga punya feeling ke dia. Hampir semua cowok, gengsi kalau ungkapan cintanya ditolak. Makanya, dia selalu merancang strategi buat ngedeketinmu. Dan, curi pandang itu adalah salah satu alat deteksinya. Jadi, kamu tenang saja. Ntar, kalau nyalinya sudah mekar, pasti doi bakal nyamperin dan ngajak kamu kenalan.
  • Salah Tingkah. Cowok yang lagi naksir biasanya suka salah tingkah di hadapan cewek yang ditaksirnya. Ketika melihat kamu, mukanya dapat mendadak merah padam, gerak-geriknya jadi kaku, serbasalah, dan kikuk. Bahkan, dapat juga keringat dingin ngocor di tubuhnya. Terhadap cowok yang menunjukkan tanda seperti itu, bukalah pembicaraan. Doi pasti akan sangat senang dan menganggap kamu sebagai malaikat tercantik yang baru saja mengeluarkannya dari ruang rawat inap di neraka!
  • Menggoda terus adalah salah satu ekspresi cowok jika dia lagi naksir. Kadang-kadang, godaannya dapat sampai kelewat batas sampai kamu sebel. Sebenarnya, bukan maksud doi bikin kamu sebel. Maksud doi ngegodain kamu itu sebetulnya buat mancing-mancing reaksimu. Kalau godaan yang paling halus langsung membuat kamu ketus, biasanya doi langsung mundur teratur. Akan tetapi, kalau godaan yang noraknya 18 karat enggak bikin kamu jutek, doi akan tancap gas pol: nembak kamu.
  • Suka cari perhatian, adalah tanda lain kalau cowok lagi naksir kamu. Tingkah doi biasanya berubah drastis. Misalnya, yang tadinya pemalas mendadak jadi rajin. Atau, yang tadinya enggak suka dandan, tiba-tiba perlente. Doi pengin banget ngeceng di depan kamu.
  • Tiba-tiba melankolis. Ini biasanya terjadi pada cowok yang punya perasaan sensitif. Soalnya, mereka memendam perasaan cintanya dan sulit mengungkapkannya ke cewek yang ditaksirnya. Kalau ada cowok terlihat seperti itu setiap berada di dekatmu, itu tandanya doi naksir kamu. Kalau kamu naksir juga, tembak langsung. Pasti kena! Sebaliknya, kalau kamu enggak minat, tolongin doi, deh. Caranya, ajak doi ngobrol dengan hangat sambil mengirimkan tanda-tanda bahwa kamu enggak naksir doi…
  • Ngirim comblang. Meski zaman sudah modern, jasa “Mak Comblang” tetap aja laku. Modus operandi mengirim orang lain untuk memperlancar usaha PDKT-nya alias mak comblang, biasanya dilakukan oleh oknum cowok yang lagi naksir cewek, tetapi belum punya cukup keberanian buat mendekati si cewek. Selain mengorek informasi tentangmu, bantuan mak comblang doi butuhkan buat menganalisis seberapa jauh minatmu terhadapnya.
  • Tiba-tiba penuh perhatian adalah ciri cowok lagi naksir cewek. Misalnya, doi mengomentari dan memuji wajahmu yang selalu cerah, atau mengatakan bahwa kamu lebih langsing dari sebelumnya. Hitung, kalau lebih dari dua kali doi mengucapkan sanjungan buatmu, itu artinya doi naksir dan ingin menyenangkanmu.
  • Jadi sok berwibawa adalah reaksi aneh yang cukup banyak terjadi kalau cowok lagi naksir cewek. Biasanya, ini terjadi pada cowok yang punya prestasi menonjol, tetapi enggak cukup punya pengalaman dalam ngegaet cewek. Kalau juara kelas atau ketua OSIS tiba-tiba bertingkah begitu di depanmu, artinya doi naksir kamu. Doi lagi bingung mencari cara buat nembak kamu dan takut banget kamu tolak. Dalam pikirannya, “Masak jagoan ditolak? Gengsi, dong!”

Selengkapnya

Monday, December 1, 2008

PDKT

Begitu dihinggapi perasaan cinta terhadap seseorang, kamu pasti akan segera mengangankannya untuk menjadi pasangan sehidup-semati. Tahap permulaannya adalah berpacaran. Pacaran sendiri diawali dengan proses pendekatan yang sering kita istilahkan dengan PDKT.


Saat melakuan PDKT, kamu akan mencari informasi tentang cowok yang kamu taksir. Kamu juga memberi informasi–tentu yang baik-baik—tentang dirimu kepada si doi. Tebar pesonalah....

Berapa lama PDKT dilakukan hingga akhirnya jadian, tergantung pada kecocokan antara kamu dan orang yang kamu taksir. Kalau doi naksir kamu, dan kamu juga naksir dia, pastinya enggak butuh waktu lama untuk jadian.

Namun, kecenderungan belakangan ini, PDKT enggak berlama-lama. Cowok sekarang banyak yang ngerasa enggak perlu terlalu pusing merancang strategi tebar pesona untuk menggaet. Begitu merasa tertarik sama cewek, dia langsung mencari saat yang tepat untuk dapat nembak sesegera mungkin. Diduga, kecenderungan ini akibat merebaknya gaya hidup yang serba instan. Para ABG merasa malas berlama-lama memendam rasa.

Kini, PDKT dapat dilakukan hanya dalam waktu empat hari!

Enak–Enggak-Enak PDKT Instan

Enaknya, kamu enggak lama-lama memendam rasa atau pertanyaan tentang kelanjutan hubungan kalian. Enggak enaknya, setelah jadian, biasanya kamu akan menemui banyak hal mengagetkan dalam diri pasanganmu yang tadinya enggak kamu ketahui bahkan enggak kamu sangka sama sekali. Sifat-sifat buruk yang awalnya tersembunyi, perlahan-lahan kelihatan setelah beberapa lama berpacaran.

Jadi, kalau suatu saat ada seorang cowok tiba-tiba nembak kamu, kamu sudah tahu enak dan enggak enaknya PDKT instan. So, terserah kamu, mau menolak atau menerimanya.

Kalau kamu enggak ada feeling sama dia, gampang. Tinggal tolak, beres. Terserah, mau bilang secara lugas bahwa kamu enggak ada hasrat sama dia, atau dengan cara lain yang lebih halus.

Yang sedikit repot adalah kalau kamu juga punya hati sama doi. Mau langsung terima? Silakan. Kamu tinggal siapkan mental jika dalam proses selanjutnya kamu menemukan keburukan-keburukan sifatnya. Mau ngulur dulu, kamu tinggal bilang bahwa kamu masih belum mikir soal pacaran dan menawarkan kepadanya untuk berteman. Risikonya, kalau doi enggak sabar, doi bakal kabur nyari gebetan lain.


Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know

Selengkapnya

Friday, November 28, 2008

Jatuh Cinta

Begitu memasuki masa puber, tanpa kamu sadari, di hati kamu tumbuh rasa suka terhadap cowok. Rasa suka yang berbeda dari rasa suka yang pernah kamu alami sebelumnya. Rasa sukamu, enggak sekadar ingin main atau belajar bareng dia, tetapi lebih dari itu. Dan, dari sekian banyak cowok, ada satu yang sungguh-sungguh lengket di hatimu melebihi apa pun. Rasa sayang terhadapnya sangat kuat, melebihi rasa sayang terhadap apa pun! Rasanya, kalau jejer sama doi enggak ada kebahagiaan lain yang melebihi kebahagiaanmu berdua dengannya. Perasaan itulah yang oleh orang-orang dinamakan cinta.


Hah, cinta?

Ya, memasuki masa puber perasaan cinta terhadap lawan jenis hadir secara alamiah. Itu adalah pertanda kedewasaan emosi seksual yang menyertai kedewasaan biologismu. Enggak heran, begitu dihinggapi rasa cinta, kamu langsung membayangkan bakal membangun rumah tangga bahagia. Suiiiit... suiiiit!

Sebenarnya, perasaan cinta memiliki makna yang sangat luas. Cinta adalah keinginan berbagi perasaan di antara dua orang yang menginginkan kebahagiaan bersama. Cinta sama sekali enggak mengedepankan rasa cemburu, apalagi menolerir pertengkaran. Cinta adalah sebuah perasaan yang positif. Jika cinta ternoda oleh ketidakpercayaan, cemburu, keinginan menguji dan dendam, itu bukanlah cinta sejati, tetapi sekadar bayangan kusam dari cinta.

Cinta adalah penyerahan total hatimu kepada seseorang yang kamu tahu bahwa dia akan menjaganya dengan lebih baik dari yang dapat kamu lakukan. Cinta menjadikan perasaan bahagia dan membuatmu ingin menjadi seorang yang lebih baik. Cinta enggak membuat perasaan sedih. Ia enggak bakal menggiringmu melakukan sesuatu yang merusak dirimu sendiri. Cinta enggak menggerogoti hatimu, tetapi justru mengangkat dan membuatnya bersinar.

Lalu, bagaimana kita tahu kalau kita benar-benar jatuh cinta? Bagaimana kita mengetahui bahwa perasaan kita pada seseorang adalah perasaan cinta, bukan berahi?


Ups, berahi? Apa itu?

Berahi adalah dorongan seksual yang muncul karena ketertarikan pada fisik seseorang. Berahi hadir secara alamiah menyertai kematangan organ-organ seksualmu. Berahi bukanlah sesuatu yang aib. Asal dapat mengendalikannya, berahi akan berdampingan harmonis dengan rasa cinta.

Pada masa puber, nafsu berahi dalam dirimu menggelegak kuat. Karenanya, kamu harus belajar mengendalikan berahimu. Kalau enggak, dapat jadi perasaan itu akan men-drivemu ke arah yang merugikan.

Kembali ke pertanyaan semula, bagaimana kita mengetahui kalau kita sedang jatuh cinta?

Sungguh, enggak mudah menjawabnya. Namun, kalau kamu setuju dengan tujuh dari sembilan pernyataan di bawah ini, itu pertanda hati kamu lagi dilumuri perasaan cinta.

  • Kamu menyadari, setelah mendengar bisikan nuranimu, bahwa kamu telah mendapatkan sebuah perasaan yang mendalam.
  • Objek yang kamu sayangi membuatmu merasa spesial dan nyaman pada dirimu sendiri.
  • Jika kamu merasa cemburu itu selalu cepat berlalu; kamu percaya pasanganmu enggak mengkhianatimu atau melukai hubungan kalian.
  • Tidak ada hal lain yang membuatmu merasa tenteram seperti ketika kamu dan pasanganmu bersama-sama.
  • Ketika kamu bertengkar dengan pasanganmu, biasanya membutuhkan waktu dan kamu selalu setuju bahwa enggak ada yang lebih penting daripada dapat menyampaikan sejujurnya apa yang kalian rasakan.
  • Pasanganmu enggak pernah memintamu untuk memilih antara dirinya dan kesetiaanmu kepada keluarga dan teman-temanmu–jika kamu memilih dia daripada mereka, kamu selalu memiliki alasan yang baik dan ini selalu merupakan keputusanmu sendiri.
  • Tidak ada di antara kamu dan pasanganmu merasa ingin untuk menguji kesetiaan atau perasaan masing-masing.
  • Kamu akan menjadi dirimu sendiri ketika bersama pasanganmu daripada bersama orang lain.



Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know






Selengkapnya

Tuesday, November 25, 2008

Sahabat

Hampir semua orang merasa penting buat memiliki sahabat, yaitu seseorang yang berada di dekat kita saat menghadapi masalah. Seseorang yang menurut Windy, 14 tahun, adalah belahan jiwa yang menjadi tempat curhat saat kita sedih dan yang dengan senang hati membantu saat kita memerlukan pertolongannya. Lidya, 15 tahun, setuju dengan Windy. Namun, menurutnya sahabat enggak sedalam itu. Bagi Lidya, sahabat adalah orang yang mau menemani kamu ngobrol sampai berjam-jam saat kamu merasa sendiri, meskipun itu berarti ia kehilangan waktu buat nonton acara TV kesayangannya, atau seseorang yang membantu kamu mengerjakan pekerjaan rumah, meskipun dia sendiri belum mengerjakan pe-ernya sendiri.


Dalam sebuah persahabatan, besar atau kecil tindakan yang dilakukan untuk sahabatnya punya nilai yang sama. Keduanya adalah pupuk yang baik untuk menyuburkan pohon persahabatan yang sejati. Di dalamnya, terkandung ketulusan, kesetiaan, kejujuran, dan kerelaan untuk berkorban.

Maria, 14 tahun, menceritakan seorang teman yang bersedia disalahkan ketika dirinya berkelahi di sekolah. Sang teman rela menerima keputusan dirinya diskors selama tujuh hari. Sementara, Marissa, 16 tahun, menceritakan bagaimana dia menemukan perbedaan antara teman sejati dan teman biasa ketika ia mengikuti study tour ke luar kota.

"Waktu itu, aku sakit. Setiba di hotel, aku mual luar biasa. Temanku menyusul ke kamar mandi untuk memegangi rambutku saat aku muntah-muntah," kata Marissa. "Dia berdiri di dekatku, ketika teman-teman yang lain berteriak kepadaku agar aku segera membersihkan lantai."

Konon, hampir semua orang dianugerahi seorang teman sejati dalam hidupnya. Teman sejati yang akan menyangga mereka di saat menghadapi keterpurukan. Seorang teman sejati muncul dari semua teman atau kenalan yang kita miliki. Jika diibaratkan dengan piramid, teman sejati berada di “puncak”, sedangkan teman-teman lain berada di bawahnya. Meski begitu, bukan berarti teman lainnya enggak berguna. Ingat, puncak piramid disangga oleh susunan batu-batuan di bawahnya! So, jangan pernah meremehkan arti setiap temanmu, seberapa pun jauh jaraknya di hatimu.

Dalam hubungan sehari-hari, komunikasi dengan sahabat alias sohib sejati seperti koneksi HP yang begitu clear. Seolah kita sama-sama berada pada frekuensi pas. "Sahabat sejati mengertimu, sekalipun saat kamu enggak mengatakan apa-apa," kata Casey, 14 tahun. Sebab, "Kami memahami bahasa masing-masing," imbuh Kayla, 15 tahun.

Bagi seorang sahabat sejati, adalah sebuah kebahagiaan tersendiri ketika dapat melakukan hal yang terbaik untuk sahabatnya. Apa yang dilakukan itu sama sekali tidak berisi harapan untuk mendapatkan imbalan, bahkan pujian sekalipun.

"Hal terindah yang pernah gue lakuin buat teman gue adalah ketika gue membiarkan dia jalan bareng mantan pacar gue, tanpa memberitahunya bahwa gue sangat membenci hubungan mereka," kata Rae, 14 tahun.

Sunya, 16 tahun, menceritakan seorang temannya yang dengan cekatan membebaskannya sewaktu dirinya kedapatan mengutil di sebuah mal karena dorongan kleptomania. Setelah kejadian itu, dengan setia si teman menyokong dan mendampingi Sunya menjalani terapi yang melelahkan sampai akhirnya dia sembuh total.

“Dia menjaga rahasiaku dengan ketat. Enggak seorang pun tahu aku pernah mengidap kelainan jiwa yang memalukan,” ucap Sunya.

Sebaliknya, Jackie, 14 tahun, mengatakan bahwa hal terindah yang pernah dilakukan seorang teman untuk dirinya adalah ketika si teman membocorkan kepada ibunya rahasia yang ia sampaikan kepada temannya itu—bahwa ia mengalami depresi yang hebat.

"Aku wanti-wanti mengatakan kepadanya supaya menyimpan rapat-rapat rahasiaku. Dia berjanji untuk itu. Tapi, demi menyelamatkan hidupku, dia melanggar janjinya," tutur Jackie. "Aku beruntung memilikinya."

Tidak semua berpikir bahwa penting untuk memiliki sohib. Molly, 14 tahun, mengatakan bahwa bersama teman-temannya ia membangun semua aspek untuk mendapatkan apa yang didapat dari sahabat sejati.

"Aku memiliki teman-teman tempat curhat dan memercayai mereka dapat menjaga kerahasiaannya," kata Molly. Lalu, ia mengatakan bahwa ia memiliki teman-teman yang cerdas, lucu, dongok, yang dengan suka cita menjadi bodyguard, dan teman-teman yang dapat diajak untuk pergi hang out di akhir pekan.

Menurut Molly, enggak ada satu pun dari teman yang benar-benar dapat mengisi ruang kosong dalam hidupmu. So, “Semuanya penting!” tandasnya.

Ketika Sohib Pindah
Banyak orang baru menyadari nilai sebuah persahabatan setelah si sohib pergi. Anne, 15 tahun, menceritakan teman dekatnya yang memutuskan untuk bunuh diri. Ia merasa amat kehilangan. Dari situ, ia memehami nilai seorang teman.
Lalu, nasihatnya: “Rawatlah persahabatanmu. Beri yang terbaik buat mereka seperti kamu hanya memiliki satu hari terakhir bersama mereka.”

Ya, “Pokoknya, beri yang terbaik,” Liza, 17 tahun, yang mengatakan sebentar lagi sahabatnya akan pindah ke sebuah provinsi yang jauh. Liza akan mencoba untuk selalu menghubunginya. Namun, ia berpikiran realistis tentang kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi.

“Mungkin, situasi akan akan membuatnya enggak ngubungin aku lagi. Aku enggak akan kecewa,” ucap Liza.

Sumber: Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know

Selengkapnya

Friday, November 21, 2008

Tidak Kompak dengan Ortu

Waktu kamu kecil, orang tua mengatur segala keperluan dan urusanmu dari sejak pakaian yang dipakai, makanan yang dimakan, warna tembok kamar, jenis dan permainan, dan lain sebagainya. Singkatnya, ortu kamu menetapkan peraturan untukmu tentang apa saja dari sarapan hingga baju tidur yang harus dikenakan di malam hari.


Sebagai anak, kamu enggak dapat berbuat apa-apa untuk menolak semua itu. Kamu juga enggak perlu-perlu amat menolak itu semua. Itu, kan, sesuatu yang baik. Anak-anak belum cukup dewasa untuk menjaga diri dan membuat keputusan yang tepat untuk diri mereka sendiri sehingga masih perlu perlindungan dan bimbingan ortu.

Waktu bergulir. Anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi remaja. Enggak hanya fisik, kepribadian mereka pun berkembang. Mereka mulai mencari dan membangun identitas pribadi. Mereka pun mulai punya pendapat, pemahaman, dan nilai sendiri mengenai hidup.

Namun, saat kamu berubah dan tumbuh sebagai manusia baru yang memiliki keputusan sendiri, orang tua kamu mungkin sulit untuk menyesuaikannya. Mereka kagok untuk memandangmu sebagai sosok yang baru. Bagi mereka, kamu tetap saja anak kecil yang enggak punya pandangan hidup dan semuanya serba harus diatur.

Bagi sebagaian besar keluarga, penyesuaian ini menyebabkan banyak pertengkaran. Misalnya, kamu ingin menutup seluruh tembok kamarmu dengan poster, tetapi ortu enggak ngerti kenapa kamu enggak suka wallpaper bergambar Dora Emon lagi. Atau, bagi kamu adalah hal yang biasa mampir ke mal setiap pulang sekolah, sedangkan mereka lebih suka melihatmu mengisi waktu dengan kegiatan kesenian.

Perselisihan-perselisihan macam ini sangat umum. Si remaja marah karena merasa ortu enggak menghargai dan memberi kesempatan untuk melakukan apa yang mereka sukai. Sebaliknya, ortu marah karena mereka ngak dapat lagi mengontrol anak-anaknya. Pertentangan akan menjadi lebih pelik lagi jika menyangkut soal tipe-tipe teman, sikap kamu tentang seks, dan nongkrong, yang dapat menyebabkan perdebatan yang hebat. Hal itu karena ortu kamu akan selalu merasa harus melindungi dan menjagamu, enggak peduli sudah berapa umurmu.

Namun, jangan anggap ini sebagai sesuatu yang menjengkelkan dan membuat dirimu kacau. Perbedaan pandanganmu dengan ortu akan banyak memberi pelajaran bagi kalian. Ortu akan menyadari bahwa kamu telah tumbuh menjadi sebuah pribadi yang memiliki pendapat dan identitas yang berbeda dengan diri mereka.

Pada setiap keluarga, proses ini membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Ada yang cepat, ada pula yang sampai beberapa tahun lamanya. Saat proses itu terjadi, jangan sekali-kali memusuhi ortumu. Sebaiknya, berkosentrasilah pada komunikasimu ke orangtua. Upayakan agar dapat menyampaikan apa yang kamu pikirkan dan rasakan sebaik mungkin.

Kadang-kadang, hal itu terasa enggak mungkin. Kamu merasakan bahwa mereka enggak mau dan enggak pernah mau melihat masalah dari sudut pandangmu. Jangan putus asa. Teruslah menyampaikan dan mengekspresikan pendapat-pendapatmu dengan cara yang baik. Lama-lama, ortu akan menghargaimu. Setidaknya, kalian akan menemukan kompromi-kompromi yang membuat kedua belah pihak merasa happy.

Ingat, ortu juga pernah muda dan mengenyam banyak pengalaman. Mereka dapat membandingkan apa saja yang kamu lakukan dengan pengalaman dan pengetahuan mereka di masa muda. Seberapa pun pesatnya perubahan, prinsip-prinsip kehidupan enggak terlalu jauh beda antara masa lalu dengan masa sekarang.



Sumber:Buku Pintar Cewek Pintar - Everything a Girl Must Know


Selengkapnya